Derby della Madoninna

Derby della Madoninna atau dalam artiannya Derby lembah kecil Madonnina , atau Derby Milan seperti biasa orang mengenalnya , percikan perseteruan diantara klub italia A.C . milan dan F.C . Internazionale Milano ( inter ) .
Desember 16 , 1899 , Edward dan orang-orang yang melandaskan berdirinya Milan Cricket And Footbal Club dan karena edward adalah orang yang High Profile maka ia dipilih sebagai Presiden pertama Milan, Sedangkan untuk Klub kriket di latih oleh Edward Berra lalu untuk tim sepakbolanya dilatih oleh david Alisson yang rata-rata pemainnya adalah orang-orang asli milan.
kemudian tahun 1908,ada sebagian pemain yang berasal dari luar itali yang merasa singkirkan lalu mendirikan FC Internazionale Milano

Photobucket

Mulai dari itu terpecik Rivalitas yang panas diantara dua klub milan itu.
lalu dimulailah pembentukan identitas masing-masing klub.

Photobucket


inter dengan julukan I-Nerazzuri atau Biru hitam dan Milan I-Rossoneri atau Merah Hitam, dan muncul banyak julukan lainnya setelah itu.

dan di akhir musim 2006 AC milan membuat sensasi, mereka terlibat skandal sepakbola paling besar di Italia serta mereka turut mencemarkan nama baik kota milan..
dan karena kasus(yang biasa disebut calciopoli) itu pula Inter mendapatkan durian runtuh gelar dari Juventus sang raja skandal diberikan kepada inter.
dan mulai dari tahun tersebut inter mampu menjuarai Serie-A 3x berturut-turut.

dan di akhir pekan ini akan tersaji derby panas ini..
milan tanpa sang motor Kaka akankah mampu kembali menuai poin penuh atas rival sekotanya inter milan yang sedang On-fire

AC Milan beberapa kali membuang kesempatan memperpendek jarak dengan Inter Milan. Akhir pekan ini peluang itu tak seharusnya disia-siakan karena lawan yang menunggu adalah Nerazzurri sendiri.

Milan seharusnya cuma punya ketinggalan enam poin saat bertandang ke Inter akhir pekan ini. Namun penyakit lama Rossoneri yang kerap dibuat kesulitan saat menghadapi tim lemah, dan berujung hasil imbang dengan Reggina pekan kemarin, membuat jarak antara keduanya kini terpaut delapan angka.

Carlo Ancelotti dan seluruh punggawa Milan boleh saja terus menyuarakan optimisme kalau scudetto masih bisa digenggam karena roda kompetisi memang masih cukup panjang. Namun delapan poin adalah jarak raksasa yang tak seharusnya dialami Rossoneri mengingat mereka adalah kandidat kuat juara musim ini, terkait absennya Paolo Maldini cs di Liga Champions dan kedatangan banyak pemain bintang.

Poin pemisah antara kedua tim bahkan bisa makin melebar menjadi 11 angka jika Milan gagal mengulang hasil pertemuan pertama lalu, saat mereka menang 1-0 lewat gol Ronaldinho. Jika kondisi tersebut benar terjadi, Diavolo Rosso harus bersiap mundur dari balapan mengejar gelar juara.

Selepas laga pekan ini, Milan masih punya 14 laga tersisa untuk bisa mengejar Inter dan terus menjaga persaingan dengan Juventus. Dengan sang lawan yang masih akan berlaga di Liga Champions, peluang untuk merapatkan jarak dan kemudian menyusul pastinya masih terbuka.

Apalagi penampilan skuad asuhan Jose Mourinho juga tak stabil. Sejak pergantian tahun, Inter cuma menang tiga kali dari enam laga Seri A. Dua kali mereka ditahan Cagliari dan Torino serta sempat menyerah di tangan Atalanta.

Tapi sebelum masa-masa sibuk Inter di Eropa datang, Milan setidaknya bisa merapatkan jarak dan bukannya makin jauh tercecer. Upaya yang sepertinya akan sulit diwujudkan karena absennya Kaka yang dibebat cedera.

Sejarah pertemuan kedua klub di Seri A mencatat Inter lebih unggul atas Milan dengan perbandingan kemenangan 61:58. Namun Rossoneri berhasil memenangi dua pertemuan terakhir masing-masing dengan skor 2-1 dan 1-0.

"Kami punya waktu seminggu untuk beristirahat sebelum derby dan kami akan bekerja keras menghadapi pertandingan besar ini. Kami juga memiliki keunggulan yang lebih besar dibanding pesaing-pesaing," ungkap Zlatan Ibrahimovic menyatakan kesiapannya menjamu Milan.

Sementara itu pada pertandingan lain, Juventus akan berussaha memanfaatkan momen saling bunuh antara dua pesaingnya itu dengan menjamu Sampdoria. Meski lawan yang bakal dihadapi cuma tim dari posisi 15 klasemen, Bianconeri tetap meski waspada mengingat sebelum memetik kemenangan 2-1 atas Catania pekan kemarin, mereka justru menderita kekalahan mengejutkan atas Udinese dan Cagliari.

kita lihat akhir pekan nanti!
Forza INTER!!!

1 komentar:

Faiz Robbani mengatakan...

:o kok ga ada yang komentar yah,,
huuuh :f

Posting Komentar

Mungkin ada koreksi yang harus dilakukan untuk tulisan ane.
silahkan di beri komentarnya ...
syukran.